tuladu.com – Gorontalo – Desa Payunga dan wilayah Kecamatan Batudaa kembali meriahkan Gebyar Malam Qunut yang menjadi tradisi tahunan masyarakat lokal. Kegiatan yang digelar di sekitar Lapangan Porbat Batudaa ini menarik perhatian ribuan warga dari dalam dan luar kecamatan, yang datang untuk merasakan suasana khas malam tersebut serta berpartisipasi dalam rangkaian aktivitas yang diselenggarakan. (03/3/26)
Salah satu daya tarik utama acara ini adalah tradisi berburu kacang dan pisang yang telah menjadi identitas Malam Qunut di daerah ini. Tradisi yang diyakini membawa berkah bagi pesertanya ini diikuti dengan antusias oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Banyak yang menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan hubungan antar warga masyarakat.
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara, Polres Gorontalo bersama Polsek Batudaa menurunkan personel dari Satuan Samapta untuk melakukan pengamanan menyeluruh. Personel tersebut bekerja secara profesional dalam mengatur lalu lintas, khususnya di area sekitar lokasi utama yang cenderung ramai. Mereka juga siap menangani segala bentuk keadaan darurat dan menjaga agar tidak ada gangguan yang mengganggu kelancaran tradisi yang berharga ini.
Dampak positif dari Malam Qunut tidak hanya terasa dalam aspek budaya dan sosial, tetapi juga ekonomi. Banyak pedagang yang memanfaatkan kesempatan ini untuk berjualan, mulai dari penjual kacang dan pisang hingga pedagang kuliner khas daerah. Kedatangan banyak pengunjung membuat omzet para pedagang meningkat signifikan, sekaligus membantu mempromosikan produk lokal Gorontalo kepada lebih banyak orang.
