Masyarakat pada umumnya memang memiliki entitas diri yang tidak berharap pada apapun bahkan, pemerintah sekalipun. Dari buruh, petani, nelayan, tukang dan lain sebagainya, mereka bekerja untuk kebutuhan dan keperluannya sendiri. Tetapi disisi lain, mereka pun juga membutuhkan pemimpin dalam hal ini, yang dapat melihat apa yang di perlukan dan dibutuhkan oleh masyarakat. Terkadang pemimpin salah dalam menghadirkan keputusan/kebijakan, solusi yang tidak tepat sasaran, bahkan tidak memiliki ide dan gagasan. Misalnya; pemerintah hanya terus-menerus memberikan petani bantuan pupuk, bibit dan semacamnya, tetapi lupa akses jalan tani yang sangat penting bagi mereka. Maju tidaknya, berkembang tidaknya, suatu masyarakat tergantung dari pemimpin itu sendiri. Umumnya pemimpin hanya menghadirkan solusi yang sifatnya sesaat, jarang kita temui pemimpin yang memiliki solusi yang bisa berkepanjangan. Harapannya tulisan ini bisa sampai ketelinga para pemimpin desa. Dari : Sahril Anwar Tialo
Pemuda ialah individu yang secara cepat bisa memikirkan sesuatu yang kompleks dan bisa memarginalkan apa yang sedang di pikirkan. Bicara pemuda berarti bicara gagasan, bicara pemuda berarti bicara perubahan. Sedikit banyaknya orang yang paham akan peran sebagai pemuda. Kata "Pemuda" bukan hanya label yang di sematkan sebagai orang yang kuat secara fisik dan mental, tetapi pemuda ialah orang yang mampu berpikir secara kritis terhadap lingkungan. Dalam lingkungan masyarakat pikiran dan peran pemuda sangat dibutuhkan, karena pemuda bisa menghadirkan/menghasilkan sesuatu yang baru. Maka jadilah pemuda yang bisa berdampak terhadap masyarakat, berdampak terhadap lingkungan, karena sejatinya pemuda lah yang mampu menggiring status sosial, politik, ekonomi dan budaya. Ketika pikiran pemuda sudah memudar maka bersiaplah untuk tidak ada perubahan. Oleh ; saril tialo